Bidang Peternakan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas dan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan teknis di bidang sarana dan prasarana peternakan, penataan kawasan dan budidaya, bina usaha dan kelembagaan serta bertanggungjawab memimpin seluruh kegiatan pelayanan dan administrasi di bidang peternakan.

Fungsi dari Bidang Peternakan adalah sebagai berikut:

(a) penyusunan program kerja di bidang Peternakan;

(b) penyiapan bahan dan perumusan kebijakan di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan;

(c) penyiapan bahan dan perumusan kebijakan di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya;

(d) penyiapan bahan dan perumusan kebijakan di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan;                            

(e) pengkoordinasian bidang Peternakan;

(f) pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di bidang Peternakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

(g) penyelenggaraan urusan pemerintah di bidang Peternakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;    \(h) penyelenggaraan kegiatan pelayanan dan administrasi di bidang Peternakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

(i) pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepada Kepala Dinas berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang Peternakan;

(i) pelaksanaan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang peternakan;

(j) pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kepada Kepala Dinas berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang Peternakan;

(k) pelaksanaan fungsi lain di bidang Peternakan yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan membawahi

(a) Seksi Sarana dan Prasarana Peternakan;

(b) Seksi Penataan Kawasan dan Budidaya; dan

(3) Seksi Bina Usaha dan Kelembagaan yang masing-masing mempunyai tugas:

  • Seksi Sarana dan Prasarana Peternakan

Seksi Sarana dan Prasarana Peternakan dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Peternakan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan serta mengendalikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Seksi Sarana dan Prasarana Peternakan mempunyai fungsi sebagai berikut:

(a) penyusunan rencana kegiatan Seksi Sarana dan Prasarana Peternakan;

(b) pengumpulan, pengolahan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan;

(c) pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi sesuai dengan tugas dan fungsi di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan;

(d) pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

(e) pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan;

(f) pemberian saran dan pertimbangan kepada kepala bidang berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan;

(g) pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan;

(h) pelaksanaan fungsi lain di bidang Sarana dan Prasarana Peternakan yang diserahkan Kepala Bidang.

  • Seksi Penataan Kawasan dan Budidaya

Seksi Penataan Kawasan dan Budidaya dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Peternakan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya serta mengendalikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Seksi Penganekaragaman Pangan mempunyai fungsi sebagai berikut :          

(a) penyusunan rencana kegiatan Seksi Penataan Kawasan dan Budidaya;

(b) pengumpulan, pengolahan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya;

(c) pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi sesuai dengan tugas dan fungsi di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya;

(d) pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

(e) pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya;

(f) pemberian saran dan pertimbangan kepada kepala bidang berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya;

(g) pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya;

(h) pelaksanaan fungsi lain di bidang Penataan Kawasan dan Budidaya yang diserahkan Kepala Bidang.

  • Seksi Bina Usaha dan Kelembagaan

Seksi Bina Usaha dan Kelembagaan dipimpin oleh Kepala Seksi yang berada dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Peternakan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan serta mengendalikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Seksi Bina Usaha dan Kelembagaan mempunyai fungsi sebagai berikut :        

(a) penyusunan rencana kegiatan Seksi Bina Usaha dan Kelembagaan;         

(b) pengumpulan, pengolahan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan;

(c) pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi sesuai dengan tugas dan fungsi di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan;

(d) pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

(e) pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan;

(f) pemberian saran dan pertimbangan kepada kepala bidang berkenaan dengan tugas dan fungsi di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan; (g) pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan; (h) pelaksanaan fungsi lain di bidang Bina Usaha dan Kelembagaan yang diserahkan Kepala Bidang.